Info tentang Pelaku Pembunuhan Wanita di Lombok Berhasil Ditangkap Disini!

Posted on

Jika sobat ingin mencari artikel tentang Pelaku Pembunuhan Wanita di Lombok Berhasil Ditangkap disini tempatnya . Baca artikel tentang Pelaku Pembunuhan Wanita di Lombok Berhasil Ditangkap .

Pelaku pembunuhan wanita yang merupakan iparnya sendiri berinisial M (33) telah ditetapkan menjadi tersangka. Ia berasal dari Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, NTB.

“Sudah jadi tersangka. Pelaku sudah kita tahan di Polres Lombok Utara,” kata Kasat Reskrim Polres Lombok Utara Akp I Made Sukadana, Minggu (9/10/2022).

Sukadana menjelaskan, pelaku M diduga melanggar Pasal 338 subsider 351 Ayat 3 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Kita masih dalami juga ya. Karena kalau pakai pasal 351 KUHP ayat 3 tentang penganiayaan iya ancaman hukuman maksimal itu 7 tahun penjara,” ujarnya.

Untuk diketahui, kronologis pembunuhan tersebut bermula ketika SW mengunjungi kediaman peria itu untuk membawakan pakaian anaknya inisial RA sekitar pukul 02.00 Wita. Menurut polisi, korban SW sengaja menitip anaknya ke rumah M karena korban tidak memiliki suami. Selain itu, pelaku M juga sudah menganggap RA sebagai anak sendiri.

“Korban membawa pakaian anaknya ke rumahnya. Habis itu si pria tanya: nggak ada hari besok untuk datang ke sini? Kenapa harus tengah malam?” kata Sukadana.

Sukadana menjelaskan, korban sempat tak terima lantaran pria itu menyuruhnya pulang. Korban bahkan disebut sempat meludah-ludah di depan pelaku dan berkata kasar.

“Terus mengeluarkan kata-kata cacian begitu. Na, pria itu rupanya tersulut emosi dan melakukan pemukulan ke korban,” imbuhnya.

Ia menambahkan, korban dipukul M menggunakan sebilah kayu ke bagian wajahnya. Bagian pipi korban bahkan luka sobek cukup parah.

“Ada juga luka korban di leher luka lebam. Intinya korban dipukul menggunakan batang kayu ke arah pipi korban,” sambungnya.

Pria itu sempat melarikan diri dari kampung halamannya. Polisi pun sudah sempat melakukan pengejaran. Namun, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Polres Lombok Utara dan mengakui perbuatannya.