Cek, Huawei Mate 40 Pro Duduki Peringkat Pertama DxOMark Untuk Kamera Selfie Disini!

Posted on

Jika sobat ingin mencari artikel tentang Huawei Mate 40 Pro Duduki Peringkat Pertama DxOMark Untuk Kamera Selfie disini tempatnya . Baca artikel tentang Huawei Mate 40 Pro Duduki Peringkat Pertama DxOMark Untuk Kamera Selfie .

Adzcentral.com – DxOMark kembali menobatkan Huawei Mate 40 Pro sebagai smartphone dengan kualitas kamera selfie terbaik hingga saat ini. Keputusan itu dibuat setelah menguji ponsel melalui serangkaian tes dan membandingkannya dengan perangkat pesaing lainnya.

Rilis terbaru Huawei Muncul dengan sensor kamera ganda di bagian depan. Kedua sensor tersebut terdiri dari sensor utama 13 MP 1/2.8 dengan lensa fokus tetap. Selain sensor yang membantu mendeteksi kedalaman dalam mode bokeh.

Hasil tes DxOMark | Kredit Gambar ©DxOMark

Meski memiliki lensa utama 13MP, Huawei Saya berhasil meningkatkan perangkat lunak pengolah gambar pada modul kamera yang dimiliki Huawei Mate 40 Pro. Berkat pencapaian ini, DxOMark Ini memberikan 110 poin untuk kualitas selfie, menjadikan Mate 40 Pro sebagai raja kamera selfie saat ini.

Menurut tes yang dilakukan DxOMarkKamera depan Huawei Mate 40 Pro mampu menghadirkan eksposur yang baik, bahkan dalam skenario cahaya rendah, hingga rentang dinamis yang lebar. Berkat kemampuannya tersebut, proses pengambilan gambar dalam kondisi pencahayaan yang baik tidaklah sulit. Bahkan dalam kondisi di mana latar belakang tampak lebih terang daripada subjek, kamera selfie Mate 40 Pro tetap mampu menghasilkan foto berkualitas tinggi.

Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa gambar yang diambil memiliki warna yang cukup akurat. Lensa selfie yang ditingkatkan Huawei Itu juga dianggap memiliki keseimbangan putih yang baik di pemandangan malam. Meski mengusung lensa fixed focus, kamera selfie Mate 40 Pro mampu tampil baik dalam mode pemotretan bokeh.

Meskipun menjadi yang terbaik, kamera depan Mate 40 Pro masih memiliki beberapa masalah yang perlu segera diperbaiki. Masalah-masalah ini termasuk, cacat gambar, ketidakstabilan tertentu, inkonsistensi warna, dan masalah keseimbangan putih yang kurang akurat pada warna putih.

Ya, meskipun masalah di atas masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan beberapa kelebihan yang dibawanya.